Djelajah Kebun Teh Kemuning

by Rivai Hidayat

“Selamat pagi, masih bersama kita….”

“Pesona Indonesia”, teriak bersama-sama
*kemudian dilempar tripod sama orang yang lagi lewat
Dalam balutan sejuknya area kebun teh, kita masih menyempatkan diri untuk bercanda. Gimana ga dingin, pukul 06.00 kita sudah ada di area perkebunan teh. Kita menikmati pemandangan dan sejuknya kebun teh Kemuning, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Candi Cetho.
Kebun teh Kemuning terletak di desa Kemuning, Ngargoyoso, kabupaten Karanganyar. Sekitar 28 Km dari kota Solo atau bisa ditempuh dengan waktu 1-2 jam perjalanan. Kebun teh Kemuning terletak di lereng gunung Lawu. Bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil, dan bus. Rata-rata suhu disini sekitar 20 derajat celcius. Kebun teh Kemuning memiliki luas 437 Ha dengan ketinggian antara 800 hingga 1.540 mdpl.
Kebun Teh Kemuning

Kita datang masih sangat pagi. Jadi belum ada petugas jaga loket masuk. Namun, warung-warung di area kebun teh sudah mulai buka. Para pedagang menyambut kami dengan dengan ramah. Mempersilahkan kami untuk singgah di warung mereka. Kita melempar senyum, sambil menolak dengan halus tawaran mereka dan melanjutkan langkah kita untuk menikmati hangatnya sinar matahari pagi diarea kebun teh Kemuning. Oyaa, kali ini aku jalan-jalan bareng Mas Sony, Alvin, Ache Raisa, dan Titis (adiknya Ache Raisa).
Area kebun teh Kemuning sangat luas dan bisa dilalui kendaraan, baik motor maupun mobil. Jalan yang dilalui juga terbilang sangat bagus. Meskipun begitu, kita berlima memilih berjalan kaki dari pintu masuk. Dari atas bukit kita bisa melihat hamparan perkebunan teh. Terlihat beberapa perempuan pemetik teh yang sedang sibuk memetik daun teh. Mereka terlihat sangat semangat dan ahli dalam memetik daun teh. Kita juga menyempatkan diri untuk mengobrol dengan mereka.
Perempuan Pemetik Teh
Salah satu perempuan pemetik teh berujar bahwa setiap daun teh yang dipetik dihargai Rp 500,- /kilogram. Untuk sehari, mereka bisa memetik daun teh sebanyak 25 Kg. Mereka bekerja mulai dari pukul 06:00 hingga pukul 10:00. Kemudian dilanjut lagi pada sore hari. Waktu terbaik untuk memetik teh adalah pagi dan sore hari. Rata-rata perempuan pemetik teh adalah wanita paruh baya.
Aku ga tau gimana perhitungan harga daun teh yang dihargai semurah itu. Bagiku, mereka adalah ujung tombak bagi sebuah perusahaan teh. Mereka berjuang memetik daun teh dengan kualitas terbaik untuk kemudian kita disajikan dalam secangkir teh diatas meja kita. Semoga mereka tetap sehat dan selalu memetik daun teh terbaik.
Kawasan perkebunan teh yang masih diselimuti kabut pagi (photo by @mxfrt)
Setelah menghabiskan segelas susu panas di salah satu warung, kita langsung melanjutkan perjalanan ke Candi Cetho. Jika kalian sedang mengunjungi tempat wisata, belilah sebuah makanan atau minuman, atau mungkin sebuah oleh-oleh dari masyarakat sekitar. Karena dengan begitu, kalian telah membantu memutar roda perekonomian masyarakat yang ada di sekitar tempat wisata. Selamat berwisata, mari kita bantu perekenomian masyarakat yang berada di sekitar tempat wisata.
Kebun Teh Kemuning
Desa Kemuning, Ngargoyoso,
Kabupaten Karanganyar

You may also like

0 comment

Cumilebay MazToro September 20, 2016 - 6:21 am

Btw gimana rasa nya di lempar tripod ???? sakit ngak ?????

Reply
Rivai Hidayat September 20, 2016 - 10:45 pm

untung aja pas itu ga kena om cum 😀

Reply
Budy TravellingAddict September 21, 2016 - 8:59 am

Hamparan daun teh kalo di bandung ini seperti lembang mungkin ya

Budy | Travelling Addict
Blogger abal-abal
http://www.travellingaddict.com

Reply
cewe alpukat September 22, 2016 - 12:23 am

Kok cuma tiga sih fotonya :((
Saya bangun tidur, melihat artikelnya muncul di TL saaya, dan klikkk, segerrr bangettt 🙁

Reply
Rivai Hidayat September 23, 2016 - 10:37 pm

hehehe…biar mbak ambil foto yg keempat dan seterusnya disana 😀
seger banget…sampai ga mau plang rumah..hahhaha

Reply
Rivai Hidayat September 23, 2016 - 10:38 pm

nah..di bandung banyak kebun teh juga, salah satunya lembang 😀

Reply
Cumilebay MazToro September 29, 2016 - 12:12 am

Bagus kalo kamu jago ngeles hahaha
Btw lagi mikir 500 x 25 = 12.500 dan itu buat sehari ????
Mesti banyak bersyukur dengan hidup kita yang kadang banyakmengeluh ihik ihik

Reply
Mesra Berkelana October 2, 2016 - 8:04 am

kemarin pas weekend sempet lewat, ramenya minta ampunn disusul ada hujan juga tapi tetep aja ramee 😀 segernyaaa foto terakhir

Reply
AJI SAKA April 6, 2017 - 1:44 am

Pengen banget nikmatin suasana pagi hari di kebun teh

Reply
Fakhruddin April 18, 2018 - 12:02 am

Karanganyar duh ngangenin. Btw ditunggu tulisan candi cetonya. Terakhir ke sana tahun 2012 lalu.

Reply

Leave a Comment