Camping Ceria Bersama Pendaki Photograper Indonesia

Camping , Jalan-Jalan , Jawa Tengah , Komunitas , Oase Apr 02, 2018 No Comments
Selepas hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, aku mulai meluncur menuju Hutan Penggaron yang ada berada di Kabupaten Semarang untuk datang diacara 1st Gathering Nasional (Gathnas) Pendaki Photograper. Di malam minggu ini aku sedang tidak acara. Padahal hampir tiap malam minggu juga tidak memiliki acara. Yaa karena tidak acara, akhirnya aku mlipir menuju Hutan Penggaron. Ini kedua kalinya aku camping di Hutan Penggaron.
Baca Juga: Sunrise Trip Gunung Telomoyo

Foto sebagian teman-teman Backpacker Semarang

Gathnas yang diadakan oleh teman-teman Pendaki Photograper ini mengangkat tema Sharing & Book Donations yang dikemas dalam acara camping ceria. Biaya pendaftaran pun terhitung sangat murah, yaitu Rp 30.000/orang dan satu buah buku untuk didonasikan. Aku malam itu membawa satu dus yang berisi puluhan buku yang aku kumpulkan bersama teman-temanku. Buku-buku tersebut nantinya akan didonasikan ke beberapa rumah baca yang ada di Jawa Tengah. Sebuah usaha yang bagus untuk memperkaya literasi di Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

Acara api unggun

Setelah selesai registrasi dan menyerahkan buku, aku menuju tempat acara. Beberapa teman-teman Backpacker Semarang terlihat di dekat di panggung acara. Namun, aku memilih tetap berada di belakang dan bergabung dengan peserta lainnya. Peserta yang ikut acara ini sekitar 150 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Jawa Tengah, namun juga dari luar kota. Seperti Jakarta, Subang, Banyuwangi, Tangerang, dan Kediri. Beberapa komunitas juga ikut bergabung dalam acara ini. Semuanya membaur jadi satu dalam acara itu.
Baca Juga: Seru-Seruan di Blogger Camp d’Emmerick Hotel

Acara sharing session

Acara malam hari diisi dengan sharing session dari beberapa narasumber yang berasal dari beberapa komunitas. Mereka membagikan pengalaman mereka kepada semua peserta gathnas. Seperti Mas Herlianto dari Trashbag Community Jateng yang bercerita pengalamannya dalam kampanye menjaga kebersihan di gunung. Kemudian ada Mas Donny dan Mas Nandika yang bercerita tentang pembuatan video dan foto. Selanjutnya ada Mas Singgih dan Mas Alan dari komunitas Pring Berbagi yang cerita tentang kegiatan sosial mereka, khususnya di bidang pendidikan. Seperti kata mereka berdua bahwa nilai tertinggi adalah angka 9. Acara sharing session juga dimeriahkan oleh penampilan komika dari standup comedy Ungaran. Acara sharing session ditutup dengan musikalisasi puisi dari Mas Pongkeng yang berjudul Kenangan.

Tenda-tenda peserta
Suasana pagi di lapangan tempat acara
Malam semakin larut, banyak peserta yang belum beranjak meninggalkan area panggung. Beberapa orang naik ke panggung untuk menghibur kami dengan alunan musik akustik. Alunan lagu Terlalu Manis dari Slank membuka acara musik akustik malam ini. Kemudian disusul dengan berbagai lagu lainnya, mulai dari Kangen-nya Dewa, Kita-nya Sheila on 7, Lestari-nya Boomerang, Sunset di Tanah Anarki-nya Superman Is Dead (SID), Pelangi di Matamu-nya Jamrud, hingga lagu Jaran Goyang-nya Nella, dan Sayang-nya Via Vallen. Lagu-lagu yang dinyanyikan sering menjadi lagu yang menemani perjalanan pendakian gunung. Namun, dari semua lagu yang dinyanyikan tidak ada lagu dari luar negeri. Aku menghabiskan malam itu dengan mendengarkan lagu akustik sambil ngobrol bersama teman-teman lainnya hingga pukul 02:30. Kami keasyikan mengobrol karena kami sadar, kami akan sulit menyediakan waktu untuk mengobrol banyak hal. Jadi yaa pas ketemu kami manfaatkan untuk mengobrol.

Persiapan games
Games Paling Panjang

Pagi hari acaranya adalah games. Games-nya beraneka ragam dan semuanya meriah. Seperti estafet tepung, dan estafet air. Games ini membuat keadaan jadi makin seru. Beberapa peserta saling serang dengan cara melempar tepung. Tidak boleh ada peserta yang terlihat bersih. Bahkan duo MC-nya, Ucup dan Ache Raissa, pun juga tidak luput dari serangan tepung. Dari games didapatkan para pemenang yang mendapatkan hadiah dari panitia. Selain games, panitia juga memberikan dorprize yang dibagikan kepada peserta. Teman-teman Backpacker Semarang banyak yang mendapatkan dorprize, termasuk aku. Kemudian acara Gathnas ditutup dengan berfoto bersama, Cheeerrss..!!!
Baca Juga: Minggu Pagi di Pasar Karetan

Ini para perusuh dari Backpacker Semarang (aku yang pake kaos biru)
Acara camping ceria memang selalu menyenangkan. Aku mengikuti acara 1st Gathnas Pendaki Photograper karena ingin berkumpul dengan teman-teman, sharing dan berkenalan dengan teman-teman komunitas lainnya. Menurutku, acara kemarin terbilang sangat sukses dan berjalan dengan lancar. Lebih dari ratusan peserta mengikuti dan bisa saling berkenalan satu sama lainnya. Ilmu dan pengalaman dalam sharing session sangat bermanfaat bagi peserta, gerakan donasi buku untuk mengembangkan rumah baca, dan tentu saja banyak dorprize yang dibagikan untuk peserta.
Sampai Jumpa di Camping Ceria Selanjutnya
Namaste

Rivai Hidayat

0 Comments

  1. Aku jg pny pengalaman camcer bersama Backpacker Joglosemar dalam acara HUT mereka yang k 2 di bantir hills Semarang. 2 April 2017 yang lalu
    Btw Itu Backpacker Nusantara (Joglosemar)bukan mas di acara mas kemarin

  2. Aku belum pernah camcer di bantir hills. Dulu udah masuk list, tapi malah ganti di tempat lain.

    Beda mas..Backpacker Semarang ga induk kemana2 mas, berdiri sendiri dg segala kegiatannya 😀

  3. Asiknya bisa ikut gathering itu ya kayak gini. Ketemu temen-temen baru yang punya hobi sejenis, ditambah bisa sharing pengalaman bareng sama mereka. Apalagi sharingnya di luar ruangan – outdoor macam ini. Nambah makin asyique!

  4. Bener banget mas, asyik banget ketemu orang-orang baru. Bisa ngobrol banyak hal dan dapat ilmu yg bermanfaat juga

  5. Wah seru ya acara kumpul-kumpul komunitas kayak gini …
    Bisa dapat kenalan baru dan saling tukar pendapat.

  6. Kalo ada temu komunitas kayak gini emang sering ikut mas, biar makin banyak teman 😀

  7. Hans

    Ah seru banget mas acaranya.
    Coba disini ada juga acara serupa, hehehe.
    Jadi ingat dulu waktu main Games Paling Panjang.
    Semuanya rela dilepasin biar menang, wkwkwkw :))

  8. sha seumur2 belom pernah camping macem gini. huhu sediih

  9. Aku malah belum pernah kemping bareng komunitas kakakkakka. Biasanya sama teman-teman main aja 😀

  10. Konsep acaranya seru, kumpul, sekaligus mengumpulkan donasi buku 🙂

    Cheers,
    Dee Rahma (heydeerahma.com)

  11. Tinggal ngadain aja mas. Paling gampang sih ngajak teman2nya dulu 😀

  12. Sekarang banyak yang bikin acara gituan sih…tinggal gabung aja 😀

  13. Iyaa..bukunya nanti dsalurkan ke beberapa rumah baca

  14. Hihihi…sama teman juga seru sih mas..malah bisa kenal lebih dekat 😀

  15. Waa nyumbangnya langsung satu dus 😮
    Semoga menjadikan amal jariyah yang terus mengalir 🙂

  16. Aamiin
    Ini juga ngumpulin dari teman2 yang lain..alhamduliah semoga berguna 😀

  17. Waktu kerjanya mas fleksibel ya tiap harinya ?.

    Enak ya bisa sering ikut acara kayak gitu ☺

  18. Ndak fleksibel juga sih mas…kalo bisa yaa ikut, kalo ga bisa yaa ga ikut..bulan deoan ada acara camping lagi 😀

  19. Wah asik nich…sesama Fotografer kumpul2, pantesan saja, foto2 diatas hasilnya bagus sekali….. kalau orang biasa seperti saya boleh ngk ikut mas… siapa tahu butuh seseorang untuk tukang ngabisin makanan, heheheh…. 🙂

  20. Keren konsep acaranya, sekaligus donasi buku yaa. Kapan ada lagi, hahaha. Seru tuh kayaknya camping di Penggaron. Udah bbrp kali ke sana, tapi blm pernah camping di sana.

  21. Saya mah apa mas. Foto pake hp, cuma untuk dokumentasi pribadi aja 😀

    Aah sama mas, aku juga suka menghabiskan makanan..hahaha

  22. Hahaha..iyaa mbak, nanti kalo ada acara bakal dikabari kok 😀

    Aku suka dengan acara2 kumpul kayak gini 😀

  23. Liana

    wah, seru ya mas acaranya, banyak banget lagi pesertanya jadi punya banyak teman baru juga 🙂
    suka sekali dengan tenda-tenda dan dekorasi tempat kumpulnya peserta.
    kalo ada acara kaya gitu lagi, ajak-ajak saya ya mas 😀

  24. Wah acaranya rame ya Mas, 😀

    Sudah lama enggak main ke Penggaron, sempat ada rencana sih ke sana bareng keluarga, gak sampe nginep, cuman buka shelter aja siang hari, ahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *